5 Ciri Ciri Anak Indigo yang Perlu Diketahui Orangtua

Anak indigo merupakan sebuah keistimewaan dan kelebihan aura warna yang berbeda dan tidak dimiliki oleh anak lainnya. Menjadi seorang anak indigo sebenarnya sudah bisa sejak di dalam kandungan. Namun, biasanya, saat umur 3 tahun sudah bisa diketahui. Adapun beberapa ciri ciri anak indigo bisa dapat dipahami oleh orangtua.

ciri ciri anak indigo

Menjadi anak indigo bukanlah sebuah pilihan, melainkan sebuah takdir yang harus diterima dan dijalani dalam hidupnya. Pemeriksaan anak indigo dapat dilakukan oleh dokter spesialis anak, psikiater anak, psikolog anak, pendidik yang telah terlatih, aura imaging dan hipnografi untuk melihat kemampuan komunikasi spiritualnya.

Berikut ini ciri ciri anak indigo yang perlu diketahui oleh orangtua.

1. Tatapan mata yang lebih tajam saat melihat dimensi lain

Anak indigo atau anak nila adalah anak-anak istimewa yang memiliki kelebihan pada panca indranya dalam berkemampuan supranatural. Biasanya anak indigo memiliki tatapan mata yang lebih tajam, terutama di bagian pupil yang cenderung lebih besar daripada anak normal lainnya.

Jika diperhatikan, terdapat sedikit ruang berwarna putih dalam pupil matanya. Bahkan mereka selalu menatap lebih intens dari orang lain. Mata tajam ini membuat anak indigo dapat melihat dimensi lain yang tidak kasat mata seperti hantu dan semacamnya.

2. Susah tidur karena keistimewaannya bisa mendengar sesuatu

Bagaimana cara mendeteksi apakah si Kecil indigo atau tidak? Ya, ciri-ciri anak indigo umumnya memiliki kemampuan dalam menyikapi dunia supranatural selayaknya paranormal. Dengan keistimewaannya, anak indigo kerap kali akan merasakan susah tidur.

Hal ini dikarenakan anak indigo bisa mendengar suara-suara yang jauh letaknya dan bisa merasakan gerakan-gerakan makhluk yang tidak terlihat. Untuk mengatasinya, anak indigo harus lebih dekat dengan sang Maha Pencipta.

3. Kemampuan telepati untuk membaca pikiran orang lain

Dengan keistimewaannya, anak indigo bisa memiliki kemampuan telepati, mendapatkan pandangan, menguasai sembilan bahasa tanpa pernah belajar dan kemampuan meneliti sesuatu secara luas. Telepati merupakan kemampuan bisa membaca pikiran orang lain atau makhluk lainnya. Hal ini sering dihubungkan dengan adanya mata ketiga yang merupakan sejumlah saraf mengelilingi sebuah rongga.

Di mana saraf tersebut memiliki kemampuan untuk menambah gelombang-gelombang yang beredar di sekitarnya. Orang yang normal tidak mampu menangkap gelombang ini. Bahkan mereka juga bisa mengetahui apa yang sedang menjadi pikiran seseorang.

4. Memiliki emosi yang berubah-ubah dan lebih sensitif

Sebagian besar anak indigo memiliki karakter yang mungkin terdengar ekstrem. Misalnya dia mudah marah, berwatak keras kepala, memiliki energi berlebih dan selalu ingin diperlakukan adil menurut versinya.

Bahkan anak indigo memiliki empati yang tinggi karena kepekaannya terhadap lingkungan sekitar, membuat dirinya bersemangat untuk dapat berperan dalam merubah suatu keadaan. Karakter tersebut membuat mereka lebih sensitif dan emosinya pun tidak terkontrol, yaitu cenderung berubah-ubah.

Hal ini dikarenakan mereka sering bersinggungan dengan dunia dimensi lain atau supranatural. Ketika dalam bersinggugan dengan dimensi lain, biasanya akan meninggalkan semacam kenangan atau sisa-sisa yang tertinggal di dalam tubuh anak indigo.

5. Memiliki jiwa yang sudah dewasa dan bisa menganalisis suatu masalah

Terakhir, anak indigo cenderung memiliki jiwa yang lebih dewasa dari anak seusianya. Terutama dalam keseharian mereka. Kebanyakan dari anak indigo bisa memahami kemampuan berpikir dan memahami karakter seseorang.

Pertumbuhan jiwanya ini sudah dibentuk saat masih bayi, sehingga anak indigo mampu menganalisis segala permasalahan yang dialami oleh seseorang dan bahkan mampu memberikan solusi.

Demikian ciri ciri anak indigo yang perlu diketahui. Perlu diingat bahwa indigo ini bukanlah suatu penyakit. Hanya, anak-anak indigo ini harus mendapatkan pendidikan khusus.

Hidup Sehat Read More

Apa Saja Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan Jantung?

manfaat teh hijau

Teh hijau atau Camellia sinensis memang menjadi minuman primadona akhir-akhir ini. Tak hanya minuman, bahkan banyak pula hasil olahan teh hijau yang sudah tersedia dalam bentuk makanan dan cemilan. Segudang khasiat teh hijau untuk kesehatan membuatnya sering diburu orang-orang untuk dikonsumsi. Salah satu manfaat teh hijau yaitu baik untuk memelihara kesehatan jantung.  

Mengapa teh hijau penting untuk kesehatan jantung?

Kesehatan jantung perlu diperhatikan karena tingginya kemungkinan seseorang bisa terserang penyakit jantung. Pada tahun 2013 saja, hampir sebanyak 900.000 orang Indonesia didiagnosis menderita penyakit jantung koroner. Fakta mengerikan lainnya adalah, kematian akibat penyakit ini diprediksi akan meningkat pada tahun-tahun berikutnya.  

Berbagai cara dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan terjadinya penyakit jantung. Menjaga kesehatan jantung bisa dibantu lewat konsumsi teh hijau karena kandungan gizi di dalamnya membantu mengontrol kondisi-kondisi yang tidak diinginkan. 

  1. Membantu mengurangi inflamasi

Senyawa katekin yang memberikan efek antioksidan dalam teh hijau memiliki peran besar dalam mengatur kondisi ketidaknormalan darah serta inflamasi pembuluh darah. Kondisi inflamasi pada pembuluh darah (vaskulitis) menjadi salah satu bukti bahwa jantung dalam keadaan tidak baik.  

  1. Membantu mengatasi kondisi dislipidemia

Dislipidemia atau disebut juga kelainan metabolisme lipid di dalam darah meliputi beberapa kondisi diantaranya meningkatnya kolesterol total, trigliserida, dan kadar LDL, serta menurunnya kadar HDL dalam darah. Keempat kondisi tersebut umum terjadi pada penderita penyakit jantung koroner. 

Lagi-lagi kandungan katekin dalam teh hijau sebagai zat yang berkhasiat membantu mengatasi kondisi dislipidemia. Apabila teh hijau dikonsumsi secara rutin dan Anda menjalankan pola hidup sehat lainnya, kondisi dislipidemia ini mampu dihindari sebisa mungkin.

  1. Membantu menurunkan tekanan darah tinggi

Sebuah penelitian menunjukkan, risiko seseorang terkena darah tinggi akan berkurang sebanyak 65% jika mengonsumsi minuman teh hijau lebih dari 600 mL atau sekitar 3 gelas sedang dalam satu hari. Kebiasaan tersebut paling tidak dilakukan selama satu tahun agar hasil lebih optimal. 

Interaksi teh hijau dengan konsumsi obat dan makanan

Pernahkan Anda mendengar ketentuan agar sebaiknya tidak menggunakan air teh saat minum obat? Jika pernah, maka hal tersebut lebih disarankan karena kemungkinan obat tidak bekerja secara optimal saat bertemu dengan kafein pada teh hijau. Berikut beberapa obat yang sebaiknya dihindari bersamaan dengan konsumsi teh hijau.

  • Obat penurun tekanan darah
  • Obat pengencer darah
  • Antibiotik
  • Obat depresi
  • Pil kontrasepsi
  • Ephedrine
  • Phenylpropanolamine

Rekomendasi jarak konsumsi obat sekitar 3-4 jam sebelum atau sesudah mengonsumsi teh hijau. Selain itu, makanan dengan kandungan sumber zat besi, seperti daging kambing dan sapi juga tidak disarankan dikonsumsi bersamaan dengan teh hijau. Kafein pada teh hijau memiliki sifat inhibitor terhadap kandungan zat besi dalam daging.

Cara merawat kesehatan jantung

Selain menggunakan manfaat teh hijau untuk merawat kesehatan jantung, ada lagi cara lain yang bisa Anda lakukan diantaranya dengan melakukan aktivitas fisik dan membatasi konsumsi makanan tinggi kolesterol.

Menurut Kementrian Kesehatan RI, aktivitas fisik selama 150 menit per minggu atau sebanyak 30 menit selama 5 kali dalam seminggu baik untuk kesehatan jantung. Anda harus membedakan aktivitas fisik dan olahraga, aktivitas fisik merupakan aktivitas yang memicu kegiatan fisik seperti jalan kaki, menyapu, bersih-bersih rumah, dan kegiatan sejenis lainnya.

Jika Anda memiliki kolesterol tinggi sehingga memicu terjadinya penyakit jantung, batasi konsumsi fast food,  olahan hati sapi, daging berlemak tinggi, udang kaleng, telur, daging babi, keju, dan butter. Makanan-makanan tersebut memiliki kandungan kolesterol yang cukup tinggi.

Manfaat teh hijau untuk merawat kesehatan jantung memiliki efek yang berbeda-beda setiap orang. Konsumsi teh hijau hanyalah sebagai tindakan pencegahan dan tidak bisa dijadikan solusi utama terhadap permasalahan penyakit jantung, Konsultasi dengan dokter ahli merupakan cara terbaik terhadap penyembuhan penyakit jantung. 

Hidup Sehat Read More

Cara Mengobati Eksim, Apa Perawatan yang Terbaik?

Eksim atau nama lainnya dermatitis atopik adalah salah satu bentuk eksim yang paling umum, suatu kondisi yang menyebabkan kulit menjadi gatal, kering dan pecah-pecah. Eksim sering kali terjadi pada anak-anak maupuan dewasa.

Umumnya, kondisi ini akan berlangsung lama (kronis) dan cenderung kambuh secara berkala. Bahkan bisa disertai dengan asma atau alergi serbuk bunga. Sampai sat ini mungkin belum ada obat untuk dermatitis atopik ini, namun beberapa perawatan dapat meredakan gatal dan mencegah muncul eksim yang baru. Nah, berikut beberapa cara mengobati eksim yang bisa Anda coba.

Gejala eksim

Dermatitis atopik ini hadir dengan gejala yang berbeda-beda pad tiap individu. Dan berikut beberapa tanda dan gejala eksim yang umumnya muncul:

  • Kulit kering
  • Gatal, bisa menjadi lebih parah di malam hari
  • Bercak merah hingga abu kecoklatan, terutama di tangan, kaki, pergelangan kaki, pergelangan tangan, leher, dada bagian atas, kelopak mata, di dalam lekukan siku dan lutut, serta pada bayi, bisa terjadi pada wajah dan kulit kepala
  • Benjolan kecil dan menonjol, yang dapat mengeluarkan cairan dan mengeras saat digaruk
  • Kulit menebal, pecah-pecah, bersisik
  • Kulit memerah, sensitif, dan bengkak karena menggaruk

Dermatitis atopik paling sering dialami oleh anak sebelum usia 5 tahun dan bahkan bisa berlanjut hingga remaja dan dewasa. Bagi beberapa orang, kondisi ini dapat kambuh-kambuhan, datang dan hilang untuk sementara waktu, bahkan dalam beberapa tahun.

Cara mengobati eksim

Perawatan yang bisa dilakukan untuk eksim berikut dapat membantu meringankan gejala yang muncul. Meskipun belum ada obatnya, tetapi banyak penderita anak-anak yang mendapakan gejalanya berkurang bahkan membaik seiring bertambahnya usia. Berikut beberapa perawatan utama untuk dermatitis atopik:

  • Emollients (moistrurizer), yang dapat Anda gunakan setiap hari untuk mencegah kulit menjadi kering.
  • Kortikosteroid topikal, sebuah krim atau salep yang digunakan untuk mengurangi pembengkakan dan kemerahan.

Perawatan lain termasuk:

  • Pimekrolimus topikal atau tacrolimus, yang digunakan untuk eksim pada bagian tubuh yang sensitive dan tidak dapat merespon pengobatan yang sederhana
  • Antihistamin untuk gatal yang lebih parah
  • Perban atau pakaian tubuh khusus untuk emungkinkan tubuh menyembuhkan luka eksim tersebut
  • Perawatan yang lebih efektif biasanya dilakukan oleh dokter kulit atau spesialis kulit.

Selain beberapa perawatan atau cara mengobati eksim di atas, ada beberapa hal yang perlu anda lakukan sendiri untuk membantu meringankan gejala dan mencegah masalah lebih lanjut.

  • Cobalah untuk mengurangi kerusakan akibat garukan

Eksim sering kali datang dengan rasa gatal, dan sangat menggoda Anda untuk menggaruk area kulit yang terkena. Tetapi, jika Anda menggaruk biasanya dapat merusak kulit Anda dan dengan sendirinya akan menyebabkan lebih banyak eksim.

Pada kondisi tersebut, kulit akhirnya akan menebal dan menjadi area kasar akibat garukan kronis. Menggaruk terlalu dalam pun dapat menyebabkan perdarahan dan meningkatkan risiko kulit Anda terinfeksi atau bekas luka.

Jadi, cobalah untuk mengurangi goresan dengan tidak menggaruk secara berlebihan. Jika bayi Anda mengalami eksim, gunakan sarung tangan pada bayi untuk mencegahnya menggaruk. Selain itu, jaga kuku untuk tetap pendek dan bersih, minimalkan kerusakan pada kulit akibat garukan yang tidak disengaja.

  • Hindari pemicu

Menghindari pemicu yang membuat eksim kambuh, akan menjadi lebih baik dan nyaman. Nah, setelah Anda mengatahui pemicunya, Anda dapat mencoba untuk menghindarinya. Meskipun beberapa orang dengan eksim sering kali alergi terhadap tungau debu rumah, maka cobalah untuk menyingkirkannya dari rumah Anda.

  • Perubahan pola makan

Beberapa makanan, seperti telur dan susu sapi dapat memicu gejala eksim. Namun, untuk merubah pola makan ada baiknya untuk tetap konsultasikan dengan dokter Anda. Hal ini pun bisa menjadi indikasi bahwa dokter mencurogai adanya alergi makanan.

Pada kondisi tersebut, biasanya dokter akan mencari cara untuk menghindari makanan yang membuat Anda alergi sambal memastikan Anda tetap mendapatkan nutrisi yang Anda butuhkan. Jika Anda menyusui bayi dengan eksim atopik, ada baiknya untuk mendapatkan konsultasi dengan dokter sebelum Anda membuat perubahan pola makan dalam diet Anda.

Beberapa cara mengobati eksim di atas diharapkan dapat memabntu Anda mengurangi gejala yang muncul akibat eksim. Namun, Anda harus mengunjungi dokter jika merasa sangat tidak nyaman sehingga mempengaruhi tidur dan aktivitas Anda sehari-hari, mengalami infeksi kulit, koreng kuning, nanah, dan berdarah.

Penyakit Read More

Kenali Efek Negatif LSD Selain Halusinasi, Narkoba Mirip Perangko

LSD dapat menimbulkan efek halusinasi

Lysergic acid diethylamide atau LSD merupakan salah satu jenis narkoba yang termasuk golongan halusinogen yang menyebabkan efek halusinasi. LSD merupakan salah satu obat berbahaya yang dapat merubah mood seseorang secara signifikan. Efek negatif LSD ini bahkan bisa berlangsung hingga 12 jam kemudian.

Bahaya Efek Halusinogen LSD pada Tubuh

Obat yang memiliki nama lain acid, sugar cubes, dots, blotter, hingga microdot ini tergolong obat berbahaya, tidak berwarna, tidak berbau dan rasanya agak pahit. LSD ini tersedia dalam bentuk tablet, pil, cairan bening, kapsul, kertas blotter seperti perangko, dan gelatin.

LSD yang berbentuk seperti perangko biasanya ditempelkan di lidah atau dijilat, kemudian beberapa saat efeknya akan mulai terasa. Sedangkan LSD yang berbentuk cair dan gelatin digunakan dengan cara diteteskan ke mata seperti obat tetes.

LSD bekerja dengan memengaruhi reseptor yang menghasilkan serotonin, yaitu hormon di otak yang berpengaruh pada mood, emosi, perasaan senang, euforia, serta persepsi. Biasanya efek obat ini akan terasa setelah 30-60 menit setelah digunakan dan tetap terasa hingga 12 jam. 

Karena efek inilah, pengguna akan menggunakan LSD berulang-ulang dengan tujuan untuk memperoleh reaksi yang serupa. 

Efek halusinogen ini akan langsung bekerja dengan intens dan cepat bahkan pada orang yang baru pertama kali menggunakan LSD. Efek samping halusinasi yang dirasakan pengguna ini disebut juga dengan istilah “tripping”. 

Namun, selain halusinasi, efek negatif LSD yang akan dirasakan oleh penggunanya adalah kehilang nafsu makan, mulut kering, kurang tidur, tremor, hingga merasakan perubahan visual. Bahkan, biasanya pengguna LSD ini akan fokus pada satu warna dengan intensitas tertentu.

Halusinasi ini juga disertai dengan adanya perubahan emosi yang sangat cepat dan intens. Jika saat ini pengguna merasa bahagia, maka beberapa detik setelahnya bisa saja berubah bahkan 360 derajat. Sehingga dampak Napza ini tidak bisa diprediksi pada masing-masing orang.

Efek Negatif LSD 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, LSD memicu perubahan persepsi dan biasanya berkaitan dengan penglihatan, emosi, sentuhan, dan pemikiran. 

Berikut beberapa efek negatif LSD yang bisa dirasakan jangka pendek, yaitu:

  • Merasa pusing dan sulit tidur
  • Pengguna menjadi halusinasi intens dan menyebabkan pupil membesar, kenaikan tekanan darah, suhu tubuh, dan detak jantung.
  • Nafsu makan menjadi berkurang, berkeringat, mulut kering
  • Tubuh tremor, merasa mati rasa, dan kelemahan
  • Pengguna LSD umumnya mengalami serangan panik, kecemasan, psikotik, kecemasan, gelisah, rasa sakit, paranoia, hingga perasaan sekarat atau gila.
  • Efek negatif LSD yang utama memengaruhi pikiran dengan distorsi visual serta halusinasi sensorik dan juga ilusi.

Ciri-ciri dan Gejala Sakau LSD

Seperti halnya jenis narkoba lain, LSD ini juga dapat menyebabkan kecanduan untuk mendapatkan rasa senang dan sensasi serupa lainnya. Kemudian, tubuh akan butuh dosis yang lebih banyak lagi untuk mencapai sensasi serupa karena toleransi terhadap efek obat.

Itulah kenapa ketika konsumsi LSD dihentikan secara tiba-tiba atau dosisnya diturunkan secara drastis, maka akan muncul gejala sakau, berupa gejala emosional dan fisik.

Berikut beberapa gejala umum ketika seseorang mengalami sakau LSD.

  • Tubuh berkeringat
  • Pupil membesar
  • Mual 
  • Mulut kering
  • Tremor atau gemeteran
  • Meningkatnya suhu tubuh
  • Penglihatan menjadi kabur
  • Meningkatnya tekanan darah dan suhu tubuh
  • Jantung berdebar
  • Insomnia
  • Mengalami halusinasi visual
  • Lemah dan lesu
  • Mudah sekali tersinggung atau lebih sensitif
  • Distorsi waktu atau tidak bisa membedakan pagi, siang, atau malam

Gejala ini merupakan ciri-ciri gejala sakau ringan akibat LSD. Namun gejala akan semakin intens dan tidak mengenakan jika seseorang mengalami ‘bad trip’ atau perjalan halusinasi yang buruk. Berikut gejala sakau LSD yang berbahaya bagi penggunanya:

  • Panik
  • Merasa kecemasan ekstrem
  • Perasaan kehilangan jati diri
  • Paranoid tingkat tinggi
  • Ada percobaan bunuh diri
  • Cepatnya perubahan suasana hati secara signifikan
  • Paranoid tingkat tinggi

Rehabilitasi dari Ketergantungan Narkoba

Metode utama pemulihan diri dari ketergantungan dan gejala sakau adalah detoksifikasi. Proses detoksifikasi ini dapat dilakukan dengan rawat jalan maupun rawat inap di pusat rehabilitasi. Tapi akan lebih baik jika memilih rawat inap karena keinginan untuk mengkonsumsi LSD atau jenis narkoba lainnya akan sangat kuat, sehingga butuh pengawasan tim medis profesional.

Jangan sampai orang yang mengalami sakau dijauhi. Tetapi dibantu untuk bisa terbebas dari ketergantungan obat. Sebab, pecandu yang ingin bebas dari penggunaan obat-obatan ini pasti akan mengalami masa sakau.

Efek negatif LSD memang tidak hanya halusinasi saja, tetapi ada efek lain yang juga muncul akibat penggunaan obat-obatan berbahaya ini.

Kesehatan Mental Read More

Apakah Anda Alergi Deterjen? Lakukan Hal Ini

Alergi deterjen sering kali terjadi pada beberapa orang, terlebih lagi jika orang tersebut sering kali terpapar deterjen dalam waktu yang cukup sering dan terus menerus. Namun, tidak sedikit pula orang yang menggunakan produk deterjen secara terus menerrus namun tidak mengalami gejala alergi apapun.

alergi deterjen

Gejala alergi dapat muncul saat kulit kontak langsung dengan deterjen. Hal ini tentu membuat seseorang tidak nyaman akan gejal ayang muncul, bahkan tidak jarang gejala tersebut minumbulkan rasa panas pada kulit. Berikut beberapa gejala akibat deterjen.

Gejala yang sering kali muncul disebabkan oleh bahan kimiawi yang terdapat pada deterjen. Pada beberapa orang gejala yang muncul akan biasa saja, namun ada pula yang mengalaminya hingga parah, seperti:

  • Gatal, bisa berkembang menjadi lebih parah
  • Menimbulkan ruam atau benjolan di kulit
  • Kemerahan
  • Mengeluarkan cairan atau melepuh
  • Kulit kering, pecah-pecah atau bersisik
  • Kulit seperti terbakar
  • Pembengkakan

Deterjen mengandung banyak sekali bahan kimia yang beberapa diantaranya dapat menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang. Menurut American Academy of Dermatology, wewangian, pewarna dan bahan pengawet adalah beberapa produk yang sering kali menimbulkan reaksi alergi pada kulit.

Jika Anda mengalami alergi, salah satu hal yang bisa Anda lakukan adalah mengganti atau tidak menggunakan deterjen tersebut. Beberapa cara berikut bisa Anda lakukan untuk mengurangi gejala yang ditimbulkan akibat deterjen saat mencuci pakaian.

  • Bilas sebelum terkena kulit

Saat Anda mencuci dan sebelum pakaian dikeluarkan dari mesin cuci, ada baiknya untuk melakukan pembilasan tambahan. Hal ini untuk memastikan tidak adanya bekas atau sisa deterjen yang masih tertinggal pada pakaian. Dengan begitu diharapkan dapat meminimalisir alergi deterjen pada diri Anda.

  • Gunakan baking powder

Hal lain yang bisa Anda gunakan untuk meminimalisir gejala yang muncul akibat alergi pada deterjen adalah dengan menggunakan baking powder pada cucian Anda. Mencampur sedikit baking powder pada cucian Anda dapat mengurangi bahan kimia pada deterjen yang bisa membuat alergi. Jangan lupa juga untuk me;akukan pembilasan tambahan untuk berjaga-jaga.

  • Gunakan deterjen lebih sedikit

Menggunakan deterjen lebih sedikit atau seminimal mungkin untuk pakaian yang Anda cuci adalah salah satu strategi lain untuk menghindari alergi munncul pada diri Anda. Jadi, oleskan atau tuangkan sedikit saja deterjen pada pakaian. Jika pakaian tidak tterlalu kotor, deterjen yang sedikit tadi cukup untuk membersihkan noda pada pakaian.

Selain itu, Anda pun dapat menggunakan suhu yang panas pada mesin cuci atau menggunakan air hangat (jangan terlalu panas) untuk membersihkan pakaian Anda.

  • Gunakan deterjen untuk kulit sensitif

Cara paling ampuh untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan alergi deterjen pada kulit Anda adalah dengan mengganti deterjen untuk kulit sensitif. Bagi mereka yang memiliki kulit super sensitif, terkena deterjen atau pewangi dapar membuatnya amat sangat tidak nyaman.

Saat ini telah banyak beredar di pasaran deterjen atau pewangi pakaian yang aman untuk kulit sensitif. Saat Anda mencari deterjen untuk kulit sensitif, carilah deterjen yang bbebas pewarna dan parfum yang berlabel aman untuk kulit sensitif. Alergi deterjen dapat terjadi pada siapa saja, termasuk Anda. Umumnya gejala yang muncul hanya berupa gatal ataupun kemerahan saja. Namun, jika gejala bertambah parah dan sangat mengganggu Anda ada baiknya untuk segera menemui dokter untuk mendapatkan perawatan.

Hidup Sehat Read More