Alasan Mengapa ASI Sedikit dan Cara Memperlancar ASI Anda

Setelah Anda melahirkan, kehidupan menjadi seorang ibu bisa terasa membingungkan, apalagi Anda akan mengenal bayi Anda yang baru lahir saat melahirkan. Emosi Anda mungkin ada di bercampur, antara ingin menjadi supermum dengan cepat, mencari tahu bagaimana cara memperlancar ASI Anda untuk si buah hati, dan mungkin bertanya-tanya mengapa ASI Anda terlihat belum sebanyak yang Anda harapkan.

Sebelumnya, Anda mungkin tidak menyadarinya, terdapat banyak hal yang dapat mengganggu bagaimana tubuh Anda memproduksi ASI. Jika Anda menyusui dan mengkhawatirkan produksi ASI Anda melambat, berikut penyebab dan masalah yang dapat menyebabkan berkurangnya pasokan ASI Anda.

Masalah kesehatan, diet, pilihan gaya hidup, dan obat-obatan dapat mempengaruhi suplai ASI Anda. Dengan memahami apa yang dapat mengganggu produksi ASI Anda, Anda mungkin dapat membuat beberapa perubahan pada rutinitas harian Anda, dan mulai meningkatkan produksi ASI Anda kembali. 

Berikut adalah beberapa hal yang mengarah pada berkurangnya produksi ASI Anda beserta cara yang dapat Anda lakukan untuk memperlancar ASI Anda:

  1. Masalah kesehatan

Kesehatan Anda dan kondisi tubuh serta pikiran Anda dapat memengaruhi produksi ASI. Ketika Anda sehat secara fisik, beristirahat cukup, dan memiliki sistem pendukung yang sehat, tubuh Anda dapat memfokuskan energinya pada pembuatan susu. Tetapi, jika tubuh Anda tidak seimbang karena Anda memiliki kondisi medis yang tidak diobati, Anda kelelahan, atau di bawah banyak stres, Anda dapat melihat efeknya pada penurunan pasokan ASI Anda. Berikut adalah beberapa masalah kesehatan yang mempengaruhi produksi ASI.

  • Tidak Cukup Beristirahat

Sembuh dari melahirkan, tuntutan menjadi ibu, dan menyusui bayi yang baru lahir bisa melelahkan untuk Anda. Kelelahan pasca persalinan dan kekurangan energi sangat wajar dan dapat mengganggu pemberian ASI, dan hal ini menjadi salah satu penyebab umum rendahnya suplai ASI.Mungkin tidak mudah untuk mendapatkan istirahat yang cukup di beberapa minggu pertama, tetapi sangat penting bagi Anda untuk mendapatkan istirahat yang cukup di kemudian hari. Yang dapat Anda lakukan adalah:

  • Tidur siang saat bayi tidur siang.
  • Menyusui sambil berbaring.
  • Mintalah pasangan, keluarga, dan teman Anda untuk membantu menjaga anak-anak Anda yang lebih besar atau pekerjaan rumah.  Mereka juga dapat mengawasi bayi sebentar sehingga Anda dapat beristirahat dan berbaring.
  • Stres

Baik stres secara fisik, emosional, dan psikologis dapat mengurangi suplai ASI Anda.  Penyebab stres lainnya seperti kecemasan, nyeri, kesulitan keuangan, dan masalah hubungan juga dapat mempengaruhi produksi ASI Anda. Yang dapat Anda lakukan adalah:

  • Jika Anda merasa kesakitan, minumlah obat pereda nyeri sesuai petunjuk. Jika Anda tidak memiliki obat penghilang rasa sakit, tanyakan kepada dokter Anda jika Anda obat yang sesuai dengan kondisi Anda saat ini.
  • Jika Anda merasa tidak nyaman menyusui di sekitar orang lain, pergilah ke ruangan lain atau ruangan untuk menyusui.
  • Saat Anda merasa stres, ambil napas dalam-dalam. Jika Anda dapat berjalan selama beberapa menit, luangkan waktu untuk menjernihkan pikiran Anda.
  • Bicarakan tentang perasaan Anda kepada seseorang yang Anda percayai, seperti pasangan, orangtua atau sahabat.
  1. Diet

Apa yang Anda makan dapat mempengaruhi kesehatan dan persediaan ASI Anda secara keseluruhan.

Tidak Memberi Perhatian pada Diet Anda: Apa yang dimakan oleh seorang ibu yang menyusui dan berapa banyak air yang Anda minum belum terbukti menyebabkan penurunan yang signifikan dalam pasokan ASI. Konsumsi makanan yang sehat dan hidrasi yang cukup, sangat penting untuk kesehatan Anda. Yang dapat Anda lakukan adalah:

  • Jika Anda mengalami penurunan suplai ASI, tentu tidak ada salahnya untuk makan lebih baik dan minum banyak cairan di siang hari.
  • Menambahkan beberapa suplemen menyusui ke dalam diet harian Anda dapat membantu meningkatkan suplai ASI Anda. Cobalah oatmeal, almond, buncis, dan sayuran hijau gelap yang bergizi dan memiliki sifat yang mendukung produksi ASI.
  1. Pilihan Gaya Hidup

Anda tidak harus melepaskan semua hal yang Anda sukai saat menyusui. Anda masih dapat menikmati kopi dan bahkan minuman bersoda pada kesempatan tertentu. Berikut adalah pilihan gaya hidup yang mengganggu pemberian ASI:

  • Terlalu banyak kafein
  • Merokok
  • Konsumsi alkohol
  1. Obat-obatan

Banyak obat yang aman dikonsumsi saat Anda sedang menyusui. Namun, ada obat yang berkontribusi terhadap rendahnya pasokan ASI Anda. Jadi, periksalah kandungan obat Anda ke dokter atau apoteker sebelum minum obat tersebut.

Bagaimana cara memperlancar ASI Anda?

Produksi ASI tergantung pada proses permintaan & pasokan yang Anda miliki.

Berikut hal-hal yang dapat membantu memperlancar suplai ASI Anda:

  • Pastikan bayi Anda menyusu dengan efisien. Jika ASI tidak dikeluarkan secara efektif dari payudara, maka persediaan ASI berkurang.
  • Sering-seringlah menyusui, terlebih selama bayi Anda aktif menyusui.
  • Tawarkan kedua sisi payudara Anda pada setiap pemberian ASI.  Biarkan bayi menyelesaikan sisi pertama, lalu tawarkan sisi kedua payudara Anda.
  • Pijat payudara Anda Saat menyusui atau memompa ASI.
  • Menjaga diri sendiri. Beristirahat. Tidur saat bayi Anda sedang tidur. Bersantai. 
  • Minumlah banyak cairan dan konsumsi makanan yang cukup seimbang.
  • Yang terpenting untuk memperlancar ASI Anda adalah dengan menjadi ibu yang bahagia.

Anda mungkin perlu menambahkan suplemen untuk memastikan bayi Anda mendapatkan ASI yang cukup. Tentu saja, terkadang ada hal-hal yang tidak dapat Anda ubah seperti masalah kesehatan tertentu. Dalam hal ini, diskusikanlah dengan dokter Anda dan dokter bayi Anda mengenai cara yang tepat untuk memperlancar ASI Anda.

Bayi dan Menyusui Read More

Berbeda dengan Pria, Ini Dia Penyebab Rambut Rontok pada Wanita!

penyebab rambut rontok pada wanita

Pada dasarnya, memikirkan bagaimana rambut tumbuh adalah dengan cara membayangkan sebuah taman. Seberapa baik pertumbuhannya sepenuhnya adalah hasil dari apa yang terjadi di dalam tanah. Sama seperti pertumbuhan rambut, jika ada hal-hal yang mengganggu siklus pertumbuhan rambut, seperti obat-obatan, penyakit, infeksi, atau bahan kimia lainnya, hal tersebut dapat menjadi penyebab rambut rontok pada wanita.

Meskipun rambut rontok mungkin kebanyakan terjadi pada pria, ternyata wanita juga hampir cenderung kehilangan, atau mengalami penipisan rambut juga. Kebanyakan wanita menyadarinya di usia 50-an atau 60-an, tetapi tidak selalu begitu, kerontokan rambut juga bisa terjadi pada usia berapa pun dengan berbagai alasan.

Kerontokan Rambut pada Wanita

Kebanyakan orang kehilangan antara 50 hingga 100 helai rambut setiap hari, menurut American Academy of Dermatology. Pada saat mencuci rambut, orang bisa kehilangan hingga 250 helai. Tetapi jangan menghindari mencuci rambut hanya karena tidak ingin rambut rontok karena pada akhirnya rambut akan rontok jika Anda tidak rajin membersihkan rambut.

Jika Anda tidak terlalu memperhatikan helai rambut yang rontok setiap harinya, Anda dapat melihat perbedaannya dengan cara melihat jumlah rambut yang rontok pada bantal Anda, apakah lebih banyak dari biasanya atau tidak. Atau, Anda bisa memperhatikannya ketika Anda menyisir rambut Anda, apakah rambut yang tertinggal di sisir lebih banyak dari biasanya atau tidak.

Selain itu, ada cara lain untuk mengetahui kerontokan rambut pada wanita. Jika pria cenderung melihat sudut dari dahi atau ubun-ubun kepala, wanita cenderung memperhatikan sepertiga bagian atas hingga setengah kulit kepala mereka. Wanita dapat melihat bagian yang secara bertahap menjadi lebih lebar atau melihat lebih banyak bagian kulit kepala mereka dari biasanya.

Ketika ada pasien yang datang untuk konsultasi masalah kerontokan rambut yang mereka alami, ada beberapa kombinasi cara yang biasa dilakukan dokter untuk membuat diagnosis. Tes darah awal biasanya dilakukan untuk memastikan kelenjar tiroid atau penyakit autoimun bukanlah penyebab rambut rontok yang terjadi.

Gen sebagai Penyebab Rambut Rontok pada Wanita

Cara lain untuk mendiagnosis penyebab masalah kerontokan adalah dengan mengetahui keturunan dari pasien, apakah ibu, bibi atau nenek mereka memiliki kerontokan rambut yang sama. Menggunakan pembesaran pada kulit kepala dapat menunjukkan apakah folikel wanita bervariasi dalam ukuran – dengan beberapa berukuran tebal dan yang lainnya tipis. Ini adalah dua tanda-tanda pola rambut rontok perempuan, yang juga biasa disebut alopecia androgenetic.

Kondisi Medis dan Lainnya

Jika folikel rambut berukuran seragam, atau jika rambut rontok tiba-tiba, hal tersebut mungkin disebabkan oleh sesuatu selain keturunan, seperti kondisi medis.

Ada berbagai kondisi yang dapat menyebabkan kerontokan rambut, yang paling umum adalah kehamilan, gangguan tiroid, dan juga anemia. Kondisi medis lainnya termasuk penyakit autoimun, sindrom ovarium polikistik (PCOS), dan juga kondisi kulit seperti psoriasis dan juga dermatitis seboroik.

Itulah beberapa penyebab rambut rontok pada wanita yang biasa ditemukan. Apakah salah satunya merupakan yang Anda alami?

Kesehatan Wanita Read More

Ingin Diet Yang Menyenangkan? Ini Dia Tipsnya!

tips diet yang menyenangkan

Hampir semua orang beranggapan bahwa menjaga asupan dan pola makan saat ini bukanlah hal yang mudah. Godaan berbagai menu makanan siap saji yang menawarkan asupan lezat dan praktis kerap kali membuat kita kesulitan untuk bertahan dalam menjaga diet. Dengan kata lain, diet menjadi identik dengan makanan yang tidak enak, hambar, dan monoton. Kenyataannya, ada banyak orang yang berhasil menjalani diet dengan asupan sehat dan lezat tanpa harus kehilangan kebahagiaan melalui makanan. Simak tipsnya berikut ini!

1. Buat Jadwal Makan Fast Food
Tidak bisa dipungkiri, menu-menu makanan cepat saji memang sudah sangat melekat di lidah orang-orang masa kini. Tidak heran menghapus fast food dalam pilihan makanan sehari-hari akan sangat sulit untuk dilakukan. Namun, cobalah untuk membuat jadwal khusus makan fast food. Anda dapat memulainya dengan menjadwalkan seminggu sekali, kemudian diubah perlahan menjadi dua minggu sekali, hingga akhirnya menjadi sebulan sekali.


2. Batasi Minuman Manis
Minuman soda sudah menjadi salah satu bagian dari gaya hidup masyarakat masa kini. Padahal, kandungan gula yang tinggi sangat berisiko mengancam kesehatan tubuh, khususnya di masa depan. Jika Anda belum bisa menghindari asupannya, cobalah untuk membatasi dengan hanya meminum 1 gelas sehari. Sama seperti membuat jadwal makan fast food, perlahan Anda dapat mengurangi intensitas minum minuman manis menjadi 1 gelas seminggu.

3. Pizza Di Akhir Pekan

Tidak hanya menjadwal asupan fast food, Anda juga perlu untuk lebih kritis dalam mencari jenis fast food yang Anda makan. Hindari terlalu banyak gorengan dan pilihlah pizza yang lengkap dengan daging dan sayuran sebagai toppingnya. Anda juga bisa mencari fast food yang menawarkan menu salad sebagai makanan pendamping untuk mengimbangi lemak tinggi dalam gorengan.

4. Perbanyak Asupan Protein

Perhatikan komposisi gizi yang Anda konsumsi setiap harinya. Upayakan untuk menjaganya tetap seimbang dan kurangi asupan karbohidrat seperti nasi yang terlalu banyak. Sebagai gantinya, tambah asupanmu dengan berbagai lauk kaya protein seperti telur, daging, dan kacang-kacangan.

5. Jangan Lewatkan Serat dalam Menu Sarapanmu
Carol Ann Brannon, seorang ahli terapi nutrisi di Georgia, menyatakan bahwa setidaknya dalam satu menu sarapan harus ada 3 gram serat. Pasalnya, asupan serat cukup penting untuk memperlancar kerja pencernaan dan penyerapan nutrisi dalam tubuh.

6. Lengkapi dengan Sayur dan Buah
Diet bukan selalu tentang menahan dan mengurangi porsi makan. Anda dapat memperbaiki asupan makanan dengan mengimbangi nutrisi di dalamnya. Salah satu yang kerap terlupakan adalah sayur dan buah yang memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral tubuh.

7. Perbanyak Minum Air Putih

Anda pasti sudah sering mendengar beragam manfaat dari banyak minum air putih. Asupan cairan tubuh ini sangat penting untuk kesehatan tubuh. Bahkan, memperbanyak asupan air putih juga penting dalam memperoleh tubuh yang langsing ideal. Dalam hal ini, air putih memiliki peran dalam proses pembuangan sisa-sisa makanan dan minuman melalui keringat, urine, dan kotoran. Dengan begitu, tidak ada lagi lemak dan sisa makanan yang menumpuk di tubuh.

Itulah beberapa tips untuk diet yang simpel dan menyenangkan. Menjaga asupan dan pola makan memang dapat membantumu memperoleh tubuh yang ideal. Akan tetapi, ada baiknya untuk menjadikan hidup yang sehat sebagai tujuan dari diet yang Anda lakukan. Dengan begitu diet tidak akan lagi menyiksa untuk dilakukan. Jangan lupa pula untuk mengimbangi dietmu dengan beragam aktivitas rutin seperti olahraga dan latihan-latihan ringan.

Hidup Sehat Read More

Catat! Inilah Daftar Makanan yang Harus Dihindari saat Hamil

makanan yang harus dihindari saat hamil

Makanan dan nutrisi yang Anda konsumsi ketika hamil secara tidak langsung akan diserap oleh janin melalui plasenta. Bayangkan jika makanan yang Anda konsumsi mengandung zat berbahaya, kesehatan bayi pun akan ikut terancam karenanya. Oleh sebab itu, cermatlah dalam memilih dan memilah asupan gizi seimbang. Apa saja jenis makanan yang harus di hindari saat hamil?

Ikan Terkontaminasi Merkuri dan Polutan Industri

Meski tidak semua jenis ikan dilarang, Anda perlu menghindari mengonsumsi beberapa jenis ikan seperti hiu, todak, ikan pedang, raja makarel, dan tilefish karena berpotensi mengandung merkuri. Merkuri sangat berbahaya bagi tumbuh kembang bayi sebab dapat mengakibatkan lambatnya fungsi otak. Selain merkuri, ada juga jenis ikan yang sudah terkontaminasi polutan industri dan sebaiknya dihindari. Misalnya ikan bluefish, striped bass, salmon, tombak, trout, dan walleye.

Daging atau Ikan yang Diasapi

Makanan laut yang didinginkan atau diawetkan dengan diasapi seperti dendeng perlu dihindari karena berpotensi mengandung listeria. Listeria adalah sejenis bakteri yang sangat berbahaya karena dapat menyebabkan keracunan bahkan keguguran.

Deli Meat dan Pate

Deli meat adalah daging olahan yang biasanya dijual dalam bentuk lembaran. Jenis olahan daging ini juga berpotensi mengandung bakteri listeria. Listeria memiliki kemampuan untuk masuk ke dalam plasenta dan dapat menginfeksi atau meracuni bayi. Selain deli meat, pate juga merupakan produk olahan daging yang berpotensi mengandung bakteri listeria.

Soft cheese

Berbagai olahan soft cheese (keju lunak) seperti keju Brie, Camembert, Roquefort, Feta, Gorgonzola adalah jenis keju yang kemungkinan mengandung bakteri listeria. Anda harus menghindari berbagai olahan keju tersebut, kecuali produk tersebut memiliki keterangan terbuat dari susu pasteurisasi. Susu yang telah diolah melalui proses pasteurisasi aman dikonsumsi ibu hamil.

Kafein

Mengkonsumsi kafein secara berlebihan dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, hingga berat badan lahir bayi yang rendah. Kafein bersifat diuretic, yang berarti memiliki kemampuan menghilangkan cairan pada tubuh. Padahal, air dan mineral sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Ibu hamil sebaiknya tidak mengkonsumsi kafein selama trimester pertama untuk mengurangi resiko keguguran. Batasan konsumsi kafein bagi ibu hamil yakni tidak lebih dari 200 mg per hari.

Alkohol

Konsumsi alkohol pada ibu hamil sangat tidak disarankan karena dapat menghambat pertumbuhan bayi hingga menyebabkan Fetal Alcohol Syndrome atau gangguan perkembangan lainnya.

Makanan mentah

Segala jenis makanan mentah sebaiknya dihindari oleh ibu hamil karena sangat mungkin mengandung beragam bakteri dan zat berbahaya. Beberapa di antaranya, seperti:

  • Kerang. Benyak kasus infeksi disebabkan oleh makanan yang berasal dari laut, salah satu kasus yang paling sering terjadi yakni akibat kerang mentah.
  • Telur. Telur mentah sangat berpotensi terpapar bakteri salmonella yang mana bakteri ini dapat mengakibatkan beragam jenis infeksi bahkan kematian pada janin.
  • Daging. Daging mentah atau setengah matang sebaiknya dihindari karena berisiko terkontaminasi bakteri coliform, toxoplasmosis, dan salmonella.
  • Sayuran.  Sayuran mentah memang mempuanyai banyak gizi, tetapi tidak menutup kemungkinan jika sayuran mentah masih mengandung pestisida walaupun sudah dicuci.

Itulah jenis-jenis makanan yang dilarang saat hamil. Ibu cermat, bayi pun sehat.

Parenting Read More

Tanda-tanda Bayi Bahagia yang Tak Banyak Diketahui Ibu

tanda bayi bahagia

Setiap orangtua pasti mengharapkan kebahagiaan untuk sang buah hati. Namun, tidak banyak yang memahami ekspresi mereka, apa lagi jika masih bayi. Ekspresi bayi memang hanya terbatas pada tawa, tangis, dan gerakan tangan atau kaki saja. Tingkah bayi ini kerap menimbulkan tanda tanya tersendiri, apakah mereka bahagia atau justru sedih?

Meski ekspresi mereka masih sangat terbatas, namun pada proses perkembangannya bayi akan menunjukan respon-respon tertentu sejak ia dilahirkan. Dari sinilah Anda bisa memahami seperti apa tanda-tanda bayi bahagia, seperti hal-hal berikut!

Bayi Baru Lahir: Tenang saat Orangtua Mendekat

Bayi yang baru lahir memang tidak menunjukan ekspresi kebahagiaan yang pasti hingga ia berusia satu bulan. Jangan khawatir jika sang bayi tetap tidak berekspresi atau justru seperti mengantuk saat orangtua tersenyum atau mengajaknya berbicara.

Memang ekspresi tersebut membingungkan, namun siapa sangka ini justru pertanda baik. Karena kenyataannya wajah dan suara orangtua dapat menenangkan mereka.

0-3 Bulan: Gestur Tubuh saat Digendong

Ketika bayi menyesuaikan tubuhnya dan tidak memberontak saat digendong, maka ini adalah pertanda bahwa dia nyaman. Pada usia ini bayi akan merasa bahagia jika orangtua selalu sigap untuk memenuhi kebutuhan dasarnya. Hal ini seperti menenangkannya saat menangis, menyusuinya, mengganti popok, atau menina bobokannya.

1-3 Bulan: Menyebarkan Senyuman

Pada usia 4 hingga 10 minggu, bayi mulai bisa tersenyum secara spontan, bahkan pada saat dia tertidur sekalipun. Ini tentunya menjadi salah satu tanda-tanda bayi bahagia yang bisa dilihat langsung oleh para orangtua.

Menurut ahli, senyuman bayi ini berasal dari kenyamanan internal. Ini adalah sebuah respon langsung terhadap apa yang dilakukan seseorang kepada dirinya.

3-6 Bulan: Tertawa

Tidak ada yang lebih menyenangkan saat melihat bayi tersenyum lalu tertawa. Tentunya ikatan yang kuat antara bayi dan orangtua menjadi salah satu faktor hal ini bisa terjadi. Mereka akan senang bila mendengarkan suara-suara yang lucu atau bila disentuh. Mereka akan merasa tegelitik dengan hal-hal spontan, seperti permainan cilukba yang selalu berhasil untuk membuat mereka tertawa geli.

4-7 Bulan: Mengoceh

Biasanya bayi sudah mulai bisa mengoceh pada usia ini. Mereka akan mendengarkan orang disekitarnya berbicara. Dalam hal ini para bayi akan menyerap intonasi apa yang mereka dengarkan.

Kemudian, mereka akan mengomunikasikan emosinya secara lantang dengan mengoceh menggunakan intonasi tersendiri. Ketika berinteraksi dengan bayi, lalu mereka mengoceh dengan intonasi tinggi itulah pertanda kebahagian.

12-18 Bulan: Memiliki Rasa Humor

Tanda-tanda bayi bahagia yang lainnya berupa rasa humor mereka. Pada usia satu tahun, bayi sudah mempunyai rasa humor tersendiri. Di sini mereka akan membuat orang di sekitarnya menjadi tertawa dengan melakukan hal-hal yang konyol. Seperti saat dia menggunakan popok di kepala atau berbicara sendiri dengan mainannya.

Dengan mengetahui tanda-tanda bayi bahagia sesuai dengan usia perkembangannya ini, tentunya orangtua tidak akan kebingungan lagi dalam memahami ekspresi mereka. Sederhananya, perhatian tulus dari orangtua lah yang dapat membuat sang buah hati menjadi bahagia.

Parenting Read More

Ketahui Apa Saja Gejala Prolactinoma pada Pria sebelum Terlambat

gejala prolactinoma pada pria

Prolactinoma merupakan kondisi di mana seseorang memiliki tumor bersifat nonkanker pada kelenjar hipofisis yang ada di dalam otak. Tumor tersebut memproduksi hormon prolaktin secara berlebihan. Untuk mengetahui lebih lanjut soal prolactinoma, berikut ulasan lengkap mengenai gejala prolactinoma pada pria.

Kondisi Tumor Relatif Besar

Umumnya pria didiagnosis mengindap penyakit prolactinoma saat tumor yang bersarang di tubuhnya telah membesar. Sedangkan, ketika masih mempunyai gejala-gejala awal, seseorang lebih sering tidak didiagnosis. Beberapa tanda awalnya meliputi:

  • Minat aktivitas seks menurun
  • Pola ereksi yang tidak biasa
  • Memiliki masalah penglihatan

Kelelahan Memengaruhi Pasien Kanker

Kelelahan memang terjadi pada semua orang. Kondisi tersebut juga sering disebabkan setelah melakukan berbagai kegiatan. Namun perlu dicatat, kelelahan yang dialami oleh para pria yang menderita penyakit kanker berbeda dengan yang dirasakan oleh orang sehat. Pada pasien kanker kronis, gejala ini akan terjadi dalam kurun waktu satu hingga enam bulan, bahkan lebih lama.

Pria yang Menjalani Terapi Biologis akan Mengalami Kelelahan

Kondisi ini bukan hal baru lagi bagi para pasien yang terkena penyakit kanker. Pasalnya, sel-sel kanker yang tengah bersaing dalam memerebutkan nutrisi akan mengorbankan sel normal. Tak hanya kelelahan saja, penurunan nafsu makan hingga penurunan berat badan juga menjadi efek umum dari kondisi ini.

Anemia Menyebabkan Kelelahan pada Penderita kanker

Perawatan kanker yang dilalui oleh pasien pria seringkali mengakibatkan pengurangan jumlah darah. Hal ini dapat menyebabkan seseorang menginap anemia, di mana kondisi tersebut terjadi karena kadar hemoglobin dalam darah yang terlalu sedikit. Hemoglobin sendiri merupakan zat dalam sel darah merah yang bertugas mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Saat fungsi darah terganggu dan tidak dapat menyediakan oksigen yang cukup bagi tubuh, hal inilah yang menyebabkan kelelahan.

Hipotiroidisme, Gejala Prolactinoma pada Pria yang Menyebabkan Kelelahan Berlebih

Hipotiroidisme merupakan kondisi di mana kelenjar tiroid dalam keadaan kurang aktif. Hal tersebut dapat menyebabkan metabolisme berjalan lambat sehingga tubuh tidak membakar makanan cukup cepat. Dengan demikian, energi yang dibutuhkan tidak tersedia secara cukup.

Meski merupakan kondisi umum, namun keadaan ini kemungkinan terjadi setelah pasien melalui terapi radiasi getah bening di leher atau sejumlah terapi lain. Selain kelelahan yang parah, gejala lain yang dirasakan berupa naiknya berat badan secara drastis.

Cara yang Dapat Dilakukan Pasien Kanker dalam Mengatasi Kelelahan

Cara terbaik yang bisa dilakukan oleh penderita kanker dalam mengatasi kelelahan adalah mengobati penyebab medis yang mendasarinya. Sayangnya, sampai saat ini penyebab pasti dari masalah tersebut tidak diketahui atau mungkin juga ada dan terlalu banyak penyebab.

Imobilitas Menyebabkan Kelelahan

Dari penelitian yang ada, imobilitas bisa mengurangi daya tahan serta otot – otot dekondisi. Itulah mengapa, tak mengherankan para pasien kanker pria sering merasakan kondisi lelah yang melewati batas.

Agar bisa mendeteksinya lebih awal, pahami dengan seksama tanda-tanda kelelahan yang terjadi akibat penyakit kanker. Beberapa tanda-tanda kelelahan dapat berupa bahu kaku, mata dan kaki terasa lelah, kelelahan yang terasa di seluruh tubuh, tidak mampu untuk berkonsentrasi, sering mengantuk, terlalu gelisah, malaise, iritasi yang meningkat, tak ada motivasi, hingga penurunan energi.

Kesehatan Pria Read More

Stop Berteriak Pada Anak! Ganti dengan Strategi Efektif Ini

berhenti berteriak pada anak

Riset terbaru membuktikan kalau berteriak pada anak punya efek yang sama buruknya dengan pukulan fisik. Studi selama 2 tahun ini menunjukkan efek dari mendidik anak dengan menggunakan kekerasan fisik dan disiplin verbal menimbulkan rasa ketakutan yang sama pada anak. Bahkan, berteriak pada anak juga akan memberikan mereka contoh buruk yang akan mereka tiru, sehingga konfrontasi verbal ini semakin tiada akhirnya.

Mulai sekarang, stop berteriak pada anak dan gunakan tips berikut untuk mengatasi masalah Anda:

  • Membuat Anak Mendengar

Joseph Shrand, PhD, seorang instruktur psikiater dari Harvard Medical School, mengatakan bahwa saat orangtua berteriak, sistem limbik – bagian dari otak yang memberi respon pertahanan diri – anak akan menjadi aktif. Anak bisa saja menjadi tegang dan tidak bisa berbuat apa-apa, kabur, atau malah melawan. Gunakan gaya komunikasi formal daripada perintah keras, Anda akan segera melihat perubahannya.

  • Membuat Anak Menghormati Tanpa Berteriak

Berteriak pada anak mungkin membuat Anda terlihat seperti otoritas yang harus dihormati. Tetapi, anak akan berpikir bahwa mereka tidak berharga di mata orangtua. Layaknya manusia biasa, mereka juga butuh pengakuan dan dihargai.

Jika Anda ingin anak menganggap Anda dengan serius, gunakan metode “Stop, Lihat & Dengar”: Hentikan apa yang sedang Anda lakukan, buat kontak mata, dan dengarkan apa yang ingin mereka katakan.

  • Jangan Emosi

Meluapkan emosi Anda kepada anak membuat mereka merasa diasingkan, tidak dihargai, dan merasa jauh dari Anda. Alih-alih emosi, tarik nafas dan pertimbangan dampak buruk jika Anda emosi.

Gunakan pendekatan yang lebih tenang dan tanpa kekerasan verbal, supaya perasaan anak juga tidak tersakiti.

  • Berbicara dengan Baik

Ingat, berteriak juga membutuhkan waktu dan tenaga yang mungkin lebih melelahkan. Lebih baik gunakan cara berbicara dengan lembut dan baik daripada menguras tenaga dan emosi dengan berteriak pada anak.

  • Berteriak Tidak Lebih Buruk dari Memukul

Berteriak pada anak mungkin dianggap alternatif yang lebih baik daripada memukul. Ada baiknya Anda mengingat bahwa rasa hormat dan komunikasi adalah dasar dari saling percaya. Semakin anak percaya pada Anda, semakin penurut juga anak pada akhirnya.

  • Hilangkan Kebiasaan Teriak

Otak adalah organ yang sangat fleksibel dan cair, termasuk otak anak yang selalu berkembang dan berevolusi sambil membentuk jaringan baru. Proses ini dinamakan neuroplasticity. Dalam arti lain, tidak pernah terlambat bagi Anda untuk berhenti berteriak pada anak.

Ingat, tunjukkan rasa hormat dan menghargai pada anak. Rasa hormat menghasilkan kepercayaan. Dengan kepercayaan, niscaya anak akan menunjukkan potensi diri yang sesungguhnya.

Parenting Read More

6 Manfaat Memperpanjang Periode Menyusui Bagi Ibu dan Bayi

manfaat memperpanjang periode menyusui

Menyusui merupakan hal yang sangat bermanfaat secara kesehatan bagi ibu dan bayi. Selain itu, proses menyusui juga memungkinkan ibu dan anak memiliki ikatan emosional yang baik. Pada umumnya, dokter akan merekomendasikan ibu untuk menyusui hingga bayi berusia setidaknya satu tahun.

Sementara itu, American Academy of Pediatrics merekomendasikan agar ibu menyusui bayi secara eksklusif selama enam bulan pertama, dan memperpanjang periodenya sembari memperkenalkan makanan padat pada bayi, untuk tahun pertama atau selama yang diinginkan oleh ibu dan bayi.

Inilah enam manfaat memperpanjang periode menyusui bagi ibu dan bayi menurut Robin Elise Weiss, seorang ibu dari delapan anak, sekaligus konsultan laktasi.

Memberi Nutrisi untuk Bayi

Kebanyakan orang beranggapan jika air susu yang telah diberikan kepada bayi setelah satu tahun sudah tidak memiliki nilai gizi. Sebenarnya anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Terlepas dari usianya, anak akan terus mendapatkan manfaat dari protein, kalsium, lemak, vitamin A dan nutrisi lain dalam ASI.

Weiss memberikan analoginya melalui perbandingan manfaat nutrisi dengan sayuran bayam. Jumlah bayam yang Anda konsumsi tidak mengurangi nilai nutrisinya. Baik porsi pertama maupun porsi ke-1000, memiliki kandungan nutrisi yang sama.

Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Semakin lama Anda memperpanjang periode menyusui, semakin kecil kemungkinan bayi mengalami beberapa penyakit. Hal ini dikarenakan imunitasnya meningkat seiring lamanya proses menyusui.

Mendukung Kesehatan Ibu

Memperpanjang proses menyusui juga membuat ibu lebih sehat dan mengurangi kemungkinan menderita kanker payudara, menurunkan risiko terhadap kanker ovarium dan kanker endometrium. Dapat dikatakan jika ibu menyusui dua bayi selama dua tahun, manfaatnya sama dengan ibu yang menyusui empat bayi setiap tahun.

Meningkatkan Perkembangan Otak

Penelitian menunjukkan bahwa menyusui membantu meningkatkan perkembangan otak pada bayi. Weiss mengatakan bahwa selain nutrisi yang terkandung dalam ASI, bayi yang menyusu kedua payudara ibunya memiliki kesempatan untuk melihat dan menjangkau ke arah yang berbeda. Sebaliknya, jika menyusu menggunakan botol, bayi cenderung melihat ke arah yang sama. Oleh karena itu Weiss mendorong para ibu yang menggunakan botol untuk mengubah posisi bayi dan botol, untuk membantu melatih jangkauan dan pikiran bayi.

Menenangkan Bayi

Memperpanjang periode menyusui merupakan kesempatan bagi ibu dan bayi untuk membangun ikatan emosional. Ini sekaligus merupakan cara menenangkan bayi. Weiss mengatakan, menyusui dapat digunakan untuk menenangkan anak yang mengalami luka karena terjatuh. Dengan cara itu, ibu pun bisa memeriksa kondisi luka anak.

Menenangkan Ibu

Selain menenangkan bayi memperpanjang periode menyusui juga dapat menenangkan ibu secara bersamaan. Sebab, ibu dapat beristirahat dari rutinitasnya sembari menyusui.

Parenting Read More

Mengenal Mendiang Ainun Habibie, Pendiri Bank Mata di Indonesia

pendiri bank mata di indonesia

Setelah lima tahun pandangannya kabur karena digerogoti katarak, Mat Soleh akhirnya bisa melihat kembali. Usai menjalani dua kali operasi katarak, kakek 71 tahun asal Citeureup, Kota Bogor ini menghaturkan doanya kepada Ainun Habibie. “Saya sangat bersyukur dapat melihat kembali setelah dioperasi gratis dua kali. Saya tau ini punya Ibu Ainun Habibie. Setiap salat saya selalu mendoakan ibu agar arwahnya tenang di sana,” katanya di Gedung P4K (Pusat Pengkajian dan Pengembangan Penyantun Kebutaan), Jalan Semeru, Kota Bogor.

Mat Soleh tidak sendirian. Hari itu, ada 27 warga yang mendapat pelayanan operasi katarak gratis di Bank Mata Bogor. “Sebelu tau ada Bank Mata, saya disarankan membawa nenek saya operasi di rumah sakit dengan biaya Rp 7 juta,” kata Nining, warga Batu Tulis, Kota Bogor.

Lahir dengan nama Hasri Ainun Besari di Semarang pada 11 Agustus 1937, Ainun Habibie merupakan istri Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie–menjabat 1998-1999. Mereka menikah pada 1962. Saat itu Ainun telah lulus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan bekerja di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Kisah cinta mereka menjadi bagian dari budaya pop Indonesia setelah buku memoar dan filmnya meledak di pasaran.

Selepas tugas sebagai Ibu Negara, Ainun kembali ke dunia kesehatan. Dia menjadi Ketua Bank Mata Indonesia.  “Beliau ingin agar donor mata menjadi budaya,” kata Untung Widodo, Sekretaris Jenderal Bank Mata Indonesia. Bank Mata membutuhkan sumbangan kornea mata dari orang yang sudah wafat. Kornea itu disimpan untuk digunakan kepada orang yang mengalami kerusakan kornea. Di Indonesia, ketersediaan kornea jauh lebih sedikit ketimbang kebutuhannnya.

Upaya itu tidak berjalan mulus. BJ Habibie mengatakan cita-cita istrinya kerap terbentur berbagai masalah, terutama agama yang tidak membolehkan pendonoran organ tubuh, termasuk kornea. Ainun berjuang meluruskan pandangan itu. Bagi pemeluk agama Islam, Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan fatwa yang membolehkan donor mata. Fatwa yang dilansir pada 1979 itu menggolongkan donor mata sebagai amal jariyah–pahalanya terus mengalir selama kornea yang disumbangkan digunakan oleh penerima.

Ainun menghembuskan nafas terakhir pada 22 Mei 2010 di Munchen, Jerman. Dia meninggal pada usia 72 akibat kanker ovarium. Namun, cita-citanya jalan terus. Bank Mata melanjutkan perjuangannya dalam memberikan layanan kesehatan mata gratis. Bank Mata Bogor yang kini dikenal dengan Klinik Mata Dr. Hasri Ainun Habibie, tidak hanya menjalankan operasi katarak cuma-cuma.

Di klinik itu, terdapat dua mesin operasi katarak dan empat dokter spesialis mata. Mereka menangani pasien dengan teknologi Phaco Emulsifikasi, teknik mutakhir yang dijalankan di banyak rumah sakit ternama. Dengan teknik ini, dokter spesialis mata akan menggunakan getaran ultrasonik untuk menghancurkan lapisan katarak tanpa sayatan lebar. Dibanding operasi manual yang butuh berjam-jam, operasi katarak dengan teknik Phaco rata-rata rampung dalam 30 menit.

Mereka juga melayani orang yang membutuhkan dan pendonor kornea mata, termasuk BJ Habibie. “Silakan kalau saya mati, mata saya sumbangkan,” ujarnya. Habibie mengatakan seluruh anggota keluarganya telah menandatangani surat yang menyatakan akan mendonorkan korneanya setelah meninggal.

Kegiatan Bank Mata tidak sebatas tindakan medis. Mereka juga secara rutin membagikan kacamata gratis bagi anak-anak sekolah dan pekerja kebersihan. “Almarhuman Ibu Ainun menjadi penyemangat kami untuk terus berjuang memberikan pelayanan kesehatan mata gratis kepada masyarakat,” kata Fauziah Diani Budiarto, Ketua Perkumpulan Penyantun Mata Tuna Netra Indonesia/Bank Mata cabang Bogor.

Hidup Sehat Read More

Apa Saja Makanan yang Meningkatkan Hemoglobin Ibu Hamil?

makanan yang meningkatkan hemoglobin

Hemoglobin, protein yang mengandung zat besi dalam sel darah merah, merupakan zat yang ekstra penting bagi ibu hamil. Zat ini berperan besar dalam untuk menekan risiko pendarahan pada ibu hamil, baik pada masa kehamilan, persalinan maupun nifas.

Pendarahan menjadi penyebab utama kematian ibu, yaitu 30,3 persen. Angka kematian ibu di Indonesia masih tergolong besar, yaitu 359 per 100 ribu kelahiran hidup. Jumlah itu jauh di bawah target Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs) yang membatasi di 102 per 100 ribu kelahiran hidup.

Tingginya kasus pendarahan berhubungan dengan tingginya angka anemia pada ibu hamil. Diperkirakan, 41,8 persen ibu hamil seluruh dunia mengalami anemia dengan zat besi (Fe) dengan kadar hemoglobin (Hb) kurang dari 11 miligram/Liter. Sementara, kebutuhan zat besi pada ibu hamil adalah 1.190 miligram. Untuk itu, hampir semua ibu hamil disarankan mengonsumsi tablet penambah zat besi.

Eti Rimawati dari Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswatoro, Semarang dan kawan-kawan melakukan penelitian akan pentingnya hemoglobin. Riset mereka dilakukan lewat studi literatur terhadap sebelas hasil penelitian efek berbagai makanan terhadap peningkatan kadar zat besi pada ibu hamil antara 2010 sampai 2018 di Indonesia. Penelitian ini dilansir di Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya, Palembang, November 2018. Berikut sebelas makanan dan minuman yang dapat meningkatkan hemoglobin dan zat besi.

1. Jus Jambu Biji

Dari 14 ibu hamil yang diteliti, tujuh orang memiliki kadar hemoglobin di bawah batas normal, kurang dari 11 gram persen. Setelah rutin mengkonsumsi jus jambu biji selama sepekan, seluruh responden memiliki kadar hemoglobin yang normal. Penelitian ini dilakukan pada ibu hamil trisemester III.

2. Sari Kacang Hijau

Sebanyak 32 ibu hamil trisemester III mengalami peningkatan hemoglobin setelah rutin minum sari kacang hijau dan tablet Fe (zat besi). Peningkatan kadar hemoglobin lebih tinggi didapati pada ibu hamil yang minum sari kacang hijau dan tablet Fe, ketimbang mereka yang hanya minum tablet Fe. Mengkonsumsi dua cangkir kacang hijau mencukupi separuh kebutuhan zat besi harian, yaitu 18 miligram, dan meningkatkan hemoglobin selama dua pekan.

3. Rumput Laut

Sebanyak 30 ibu hamil didapat memiliki kadar hemoglobin di bawah normal. Selama sepekan, mereka diberi tambahan makanan berupa rumput laut jenis Eucheuma Sp. Hasilnya, terjadi peningkatan signifikan kadar hemoglobin dalam darah mereka.

4. Jus Buah Bit

Penelitian terhadap 15 ibu hamil yang sebelumnya telah mengkonsumsi tablet Fe. Mereka diberikan minum 500 mililiter jus buah bit, selama sepekan. Hasilnya, terdapat peningkatan zat besi dari 9,70 gram persen jadi 10,30 gram persen.

5. Jus Bayam Merah

Sebanyak 20 ibu hamil trisemester II diminta minum jus bayam merah, sekali sehari selama dua pekan. Hasilnya, kadar hemoglobin yang rata-rata sebelumnya 11,21 gram persen, baik jadi 12,14 gram persen.

6. Ubi Jalar (Ipomoea Batatas)

Penelitian dilakukan terhadap 44 ibu hamil trisemester II. Kelompok pertama, 22 orang, diberikan ubi jalar dan tablet Fe, kelompok kedua hanya diberikan tablet Fe. Hasilnya, kelompok pertama mengalami peningkatan hemoglobin lebih besar, dari 10,85 jadi 11,43.

7. Sayuran Kalakai (Stenochlaena palustris)

Keluarga pakis yang juga dikenal sebagai lemidi atau ramiding ini juga dapat meningkatkan kadar hemoglobin. Konsumsi rutin kalakai selama 22 hari membuat peningkatan hemoglobin dari 9,32 menjadi 10,24. Hasil yang sama didapati pada ibu hamil yang mengkonsumsi tablet Fe.

8. Daun Kelor (Moringa)

Sebuah penelitian menyimpulkan daun kelor memiliki pengaruh yang sama dengan tablet Fe pada ibu hamil. Setelah mengkonsumsi ekstrak daun kelor selama 12 pekan, terjadi peningkatan hemoglobin dari 11,283 gram per desiliter menjadi 11,75 gram per desiliter.

9. Telur Ayam Negeri Rebus

Penelitian dilakukan terhadap 30 ibu hamil trisemester II. Mereka dibagi dalam dua kelompok dengan jumlah sama. Kelompok pertama diberi telur ayam rebus sebutir sehari plus tablet Fe. Kelompok kedua hanya diberi tablet Fe. Setelah sebulan, didapati ibu hamil pada kelompok pertama memiliki peningkatan hemoglobin lebih tinggi, yaitu dari 12 gram per desiliter menjadi 13,7 gram per desiliter.

10. Ekstrak Bayam Hijau

Sebanyak 34 ibu hamil dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama diberikan esktrak bayam hijau, sementara kelompok kedua diberikan tablet Fe. Setelah sepekan, kedua kelompok sama-sama mengalami peningkatan hemoglobin. Namun, peningkatan lebih besar dialami kelompok pertama, yaitu 0,541 gram per desiliter, sementara kelompok kedua hanya 0,22 gram per desiliter.

11. Kurangi Teh dan Kopi

Selama kehamilan, para ibu dianjurkan membatasi konsumsi teh dan kopi. Keduanya mengandung tanin, zat yang menurunkan kemampuan tubuh menyerap zat besi. Pada penderita anemia, secangkir teh sehari menurunkan absorbsi zat besi sebesar 49 persen.

Parenting Read More