Ketahui Apa Saja Gejala Prolactinoma pada Pria sebelum Terlambat

gejala prolactinoma pada pria

Prolactinoma merupakan kondisi di mana seseorang memiliki tumor bersifat nonkanker pada kelenjar hipofisis yang ada di dalam otak. Tumor tersebut memproduksi hormon prolaktin secara berlebihan. Untuk mengetahui lebih lanjut soal prolactinoma, berikut ulasan lengkap mengenai gejala prolactinoma pada pria.

Kondisi Tumor Relatif Besar

Umumnya pria didiagnosis mengindap penyakit prolactinoma saat tumor yang bersarang di tubuhnya telah membesar. Sedangkan, ketika masih mempunyai gejala-gejala awal, seseorang lebih sering tidak didiagnosis. Beberapa tanda awalnya meliputi:

  • Minat aktivitas seks menurun
  • Pola ereksi yang tidak biasa
  • Memiliki masalah penglihatan

Kelelahan Memengaruhi Pasien Kanker

Kelelahan memang terjadi pada semua orang. Kondisi tersebut juga sering disebabkan setelah melakukan berbagai kegiatan. Namun perlu dicatat, kelelahan yang dialami oleh para pria yang menderita penyakit kanker berbeda dengan yang dirasakan oleh orang sehat. Pada pasien kanker kronis, gejala ini akan terjadi dalam kurun waktu satu hingga enam bulan, bahkan lebih lama.

Pria yang Menjalani Terapi Biologis akan Mengalami Kelelahan

Kondisi ini bukan hal baru lagi bagi para pasien yang terkena penyakit kanker. Pasalnya, sel-sel kanker yang tengah bersaing dalam memerebutkan nutrisi akan mengorbankan sel normal. Tak hanya kelelahan saja, penurunan nafsu makan hingga penurunan berat badan juga menjadi efek umum dari kondisi ini.

Anemia Menyebabkan Kelelahan pada Penderita kanker

Perawatan kanker yang dilalui oleh pasien pria seringkali mengakibatkan pengurangan jumlah darah. Hal ini dapat menyebabkan seseorang menginap anemia, di mana kondisi tersebut terjadi karena kadar hemoglobin dalam darah yang terlalu sedikit. Hemoglobin sendiri merupakan zat dalam sel darah merah yang bertugas mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Saat fungsi darah terganggu dan tidak dapat menyediakan oksigen yang cukup bagi tubuh, hal inilah yang menyebabkan kelelahan.

Hipotiroidisme, Gejala Prolactinoma pada Pria yang Menyebabkan Kelelahan Berlebih

Hipotiroidisme merupakan kondisi di mana kelenjar tiroid dalam keadaan kurang aktif. Hal tersebut dapat menyebabkan metabolisme berjalan lambat sehingga tubuh tidak membakar makanan cukup cepat. Dengan demikian, energi yang dibutuhkan tidak tersedia secara cukup.

Meski merupakan kondisi umum, namun keadaan ini kemungkinan terjadi setelah pasien melalui terapi radiasi getah bening di leher atau sejumlah terapi lain. Selain kelelahan yang parah, gejala lain yang dirasakan berupa naiknya berat badan secara drastis.

Cara yang Dapat Dilakukan Pasien Kanker dalam Mengatasi Kelelahan

Cara terbaik yang bisa dilakukan oleh penderita kanker dalam mengatasi kelelahan adalah mengobati penyebab medis yang mendasarinya. Sayangnya, sampai saat ini penyebab pasti dari masalah tersebut tidak diketahui atau mungkin juga ada dan terlalu banyak penyebab.

Imobilitas Menyebabkan Kelelahan

Dari penelitian yang ada, imobilitas bisa mengurangi daya tahan serta otot – otot dekondisi. Itulah mengapa, tak mengherankan para pasien kanker pria sering merasakan kondisi lelah yang melewati batas.

Agar bisa mendeteksinya lebih awal, pahami dengan seksama tanda-tanda kelelahan yang terjadi akibat penyakit kanker. Beberapa tanda-tanda kelelahan dapat berupa bahu kaku, mata dan kaki terasa lelah, kelelahan yang terasa di seluruh tubuh, tidak mampu untuk berkonsentrasi, sering mengantuk, terlalu gelisah, malaise, iritasi yang meningkat, tak ada motivasi, hingga penurunan energi.

Kesehatan Pria

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*