Konsumsi Pisang untuk Diare Segera Sembuh, Fakta atau Mitos?

Pisang untuk diare, apakah ini fakta atau hanya sekadar mitos, ya? Kenapa sih dianjurkan makan pisang ketika sedang diare? Ternyata ini benar adanya! Sebab, rutin makan pisang bisa membantu mempercepat proses pemulihan diare.

pisang untuk diare

Diare adalah masalah pada pencernaan yang membuat seseorang lebih sering buang air besar. Saat kondisi tubuh seperti ini, sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang kaya serat padat tapi mudah dicerna. Agar feses jadi lebih padat.

Manfaat Pisang untuk Diare

Pernah mendengar istilah makan BRAT? Pisang termasuk dalam diet BRAT yang disarankan untuk penderita diare. Perlu diketahui bahwa BRAT adalah singkatan dari banana, rice, applesauce, dan toast.

Sumber kalori utama dalam pola makan BRAT ini bersumber dari nasi dan roti. Keduanya merupakan karbohidrat sederhana tapi mudah dicerna dan menghasilkan energi. Sedangkan pisang dan apel bermanfaat untuk mengatasi diare karena bisa mengembalikan mineral tubuh, khususnya kalium yang hilang saat diare. Terlebih teksturnya yang lembek, sehingga pisang untuk diare sangat baik dikonsumsi.

Berikut manfaat pisang untuk diare yang perlu Anda tahu.

  1. Mengandung Serat Larut Air

Salah satu alasan pisang menjadi makanan yang baik dikonsumsi ketika diare adalah karena adanya kandungan pektin atau serat larut air di dalamnya. Sebab, saat mengalami diare, tubuh akan mengeluarkan  air lebih banyak dibanding yang diserap. Sehingga feses keluar lebih cair.

Dengan konsumsi pisang, kerja usus akan lebih mudah dan efisien saat proses pengolahan makanan dan feses pun menjadi lebih padat karena penyerapan air dan garam di usus besar lebih baik.

Selain itu, pektin merangsang produksi lendir di usus halus dan usus besar yang berfungsi menghalangi lapisan lambung dan zat asam lambung yang memicu perut sakit saat diare.

  1. Mengembalikan Energi Tubuh yang Hilang

Saat diare, tubuh akan kehilangan cairan, energi serta berat badan. Nah, pisang bermanfaat untuk mengembalikan energi tubuh yang hilang. Bahkan menurut studi, anak-anak yang mengalami diare akan pulih dengan memberikannya pisang raja mentah terus menerus.

  1. Mengganti Elektrolit yang Terbuang

Tubuh juga kehilangan elektrolit ketika mengalami diare. Apabila tidak diisi, maka bisa menyebabkan penderita diare menjadi dehidrasi parah. Oleh sebab itu, mengkonsumsi pisang untuk diare bisa mengganti cairan elektrolit tubuh yang terbuang bersama feses.

  1. Meningkatkan Bakteri Baik di Sistem Pencernaan

Pisang mengandung serat dan senyawa prebiotik fructooligosaccharide (FOS) yang berfungsi untuk meningkatkan bakteri baik di organ pencernaan tubuh. Bakteri baik ini akan melawan bakteri yang menyebabkan Anda mengalami diare. Bakteri baik ini juga menjadi penghasil enzim pencernaan dan vitamin di usus sehingga membantu penyerapan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi. 

Cara Mengkonsumsi Pisang untuk Diare

Nah, tidak perlu khawatir, sebab mengkonsumsi pisang ketika Anda mengalami diare bisa dengan berbagai cara. Berikut cara sehat mengolah pisang untuk diare.

  • Pisang Dimakan Langsung

Cara paling mudah adalah dengan mengkonsumsi pisang secara langsung. Pisang yang masih mentah memang disebut lebih ampuh mengatasi diare. Namun, Anda juga bisa mengkonsumsi pisang yang sudah matang kok. 

  • Pisang Puree

Pisang puree ini diolah dengan cara dihaluskan. Cara membuatnya cukup mudah. Haluskan 1 buah pisang yang sudah matang, lalu, tambahkan 1 sendok teh madu dna aduk secara merata. Lebih enak dimakan dengan roti panggang. 

  • Pisang Rebus

Olahan yang satu ini juga terbilang mudah. Anda bisa merebus pisang selama 7-10 menit. Anda juga bisa membuat olahan pisang rebus untuk anak yang mengalami diare. Setelah pisang direbus, haluskan dalam mangkuk lalu tambahkan garam dan butter secukupnya, aduk merata. 

Manfaat pisang untuk diare ini bisa menjadi pilihan untuk mengatasi masalah di organ pencernaan Anda. Jika diare yang Anda alami tidak kunjung sembuh setelah mengkonsumsi pisang dan pengobatan lainnya di rumah, segeralah berkonsultasi dengan dokter agar bisa secepatnya ditangani.

Hidup Sehat

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*