Lakukan Ini Ketika Anak Mengalami Demam Skarlatina

Demam skarlatina adalah infeksi bakteri yang disebabkan oleh Streptococcus grup A atau strep grup A. Sebenarnya siapa saja berpotensi terkena demam skarlatina, tetapi paling umum terjadi pada anak-anak usia 5 hingga 15 tahun. 

Anak-anak yang terserang penyakit ini biasanya akan mulai mengalami demam dan sakit tenggorokan. Kemudian mereka akan merasakan sakit kepala, muntah, hingga sakit perut. 

Sebagai orang tua, Anda bisa mulai mendeteksi kondisi ini jika lidah anak mulai berwarna merah dan bergelombang. Setelah itu mulai muncul ruam seperti tekstur amplas di batang atas dan leher, yang nantinya akan menyebar ke anggota tubuh. 

Ruam biasanya lebih menonjol di area ketiak, siku, dan selangkangan. Gejala ini biasanya akan mereda setelah satu minggu dan diikuti oleh kulit yang mengelupas di area ujung jari, jari kaki, dan juga selangkangan.

Jika kondisi dan situasi ini mulai muncul, jangan panik. Beberapa tindakan di bawah ini mungkin bisa menjadi upaya yang penting bagi kesehatan anak Anda:

Perbanyak air putih. Saat anak menunjukkan gejala demam skarlatina, pastikan ia mengonsumsi cukup banyak air putih. Asupan cairan sangat penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan tenggorokan tetap lembap. Hal ini bisa membantu mengatasi rasa tidak nyaman di tenggorokan karena penyakit ini. 

Jauhkan pemicu iritasi. Saat sang anak mengalami gejala demam skarlatina, sebisa mungkin jauhkan pemicu iritasi yang bisa memperburuk kondisi. Dalam hal ini, pastikan anak tidak terpapar asap rokok atau produk pembersih selama mengidap demam scarlet. 

Mandikan anak Anda dengan air garam. Setengah cangkir garam inggris, satu setengah cangkir madu, dan tiga cangkir cuka bisa membantu meredakan gejala yang dialami. Penuhi bak mandi dengan air hangat dan larutan campuran tadi, kemudian biarkan anak berendam dalam bak tersebut. Berendam selama kurang lebih 20 menit dalam kombinasi bahan-bahan tadi akan membantu meredakan gatal-gatal akibat ruam.

Gunakan lotion. Selain rasa tidak nyaman di tenggorokan, gejala demam skarlatina juga bisa menyebabkan rasa tidak nyaman di kulit. Demam skarlatina bisa menyebabkan rasa gatal karena ruam yang muncul di kulit. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengoleskan losion di permukaan kulit anak atau pada bagian yang terasa gatal. 

Anda dapat mengoleskan minyak biji anggur atau minyak zaitun ke kulit anak Anda, terus gosokkan minyak tersebut pada kulit hingga terserap seluruhnya. Kedua minyak ini akan membantu meredakan ruam dan membuatnya hilang kebih cepat.

Gunakan pelembap udara. Udara yang lembap dan nyaman bisa membantu anak melawan rasa tidak nyaman akibat demam skarlatina. Menggunakan pelembap udara juga bisa membantu menghilangkan udara kering yang bisa memicu radang tenggorokan. 

Minum obat. Salah satu jenis obat yang bisa dikonsumsi untuk mengatasi demam skarlatina adalah paracetamol. Penggunaan obat ini bertujuan untuk meredakan demam dan sakit kepala. 

Banyak beristirahat. Setelah mengonsumsi obat biasanya anak akan merasa lelah atau lemas. Ini terjadi lantaran efek dari obat-obatan tersebut. Beristirahatlah dan biarkan tubuh Anda melawan penyakit dengan bantuan antibiotik.

Itulah beberapa tindakan yang dapat Anda lakukan untuk membantu anak mengatasi demam skarlatina yang tengah menyerang tubuhnya. Beberapa tindakan di atas mungkin efektif bagi sebagian anak. Namun, jika Anda sudah mengupayakan seluruhya, tetapi gejalanya tak kunjung mereda, segeralah bawa anak Anda ke fasilitas kesehatan untuk mendapat pertolongan lebih lanjut.

Penyakit

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*