Risiko dan Manfaat Lari Jarak Jauh yang Perlu Anda Perhatikan

Apakah Anda merupakan salah satu orang yang rajin berolahraga lari jarak jauh di akhir pekan? Atau bahkan Anda sering berpartisipasi dalam perlombaan lari jarak jauh? Jika iya, maka informasi ini perlu untuk Anda simak, karena akan berhubungan dengan risiko lari jarak jauh yang seringkali Anda lakukan.

lari jarak jauh

Sebagaimana jenis olahraga lain, lari jarak jauh memiliki manfaatnya tersendiri. Termasuk dalam kategori lari jarak jauh, maraton yang biasanya dilakukan sepanjang 42 kilometer ini tergolong sebagai olahraga berat. Banyak orang mengincar manfaat dari jenis olahraga lari jarak jauh ini. Apa saja manfaatnya?

  • Mencegah stres berlebih

Dengan melakukan lari maraton secara rutin, manfaat lari jarak jauh yang Anda akan dapat, yaitu berkurangnya stres yang Anda alami. Kegiatan fisik yang Anda lakukan ketika berlari, mendorong produksi hormon endorfin yang dikenal dapat sering dikaitkan dengan perasaan bahagia dan dapat menangkal stres.

  • Mengoptimalkan pembentukan otot

Dengan melakukan maraton, Anda membuat seluruh anggota tubuh Anda bekerja aktif. Kondisi ini akan berpengaruh terhadap pembentukan tubuh, khususnya otot, yang akan menjadi lebih kencang dan dapat memberikan tampilan tubuh yang lebih ramping.

  • Mempercepat pembakaran kalori dalam tubuh

Dengan melakukan lari jarak jauh, tubuh akan lebih aktif membakar kalori. Tidak heran jika banyak orang mengincar manfaat dari mengikuti maraton untuk membantu mereka dalam menurunkan berat badan.

  • Membantu mendapatkan tidur lebih nyenyak

Setelah Anda melakukan lari jarak jauh, tubuh akan merasa sangat kelelahan. Kondisi ini akan membuat Anda lebih cepat mengantuk dan akan membantu Anda untuk mendapatkan tidur yang lebih nyenyak. Ketika tidur, tubuh akan sibuk melakukan perbaikan sel-sel tubuh, dengan begitu Anda akan mendapatkan tidur berkualitas tanpa khawatir terganggu dengkuran atau mendapat gangguan tidur lain.

  • Mengoptimalkan kondisi kesehatan tubuh

Lari jarak jauh tidak hanya bermanfaat bagi otot kaki Anda, namun juga berpengaruh positif terhadap sistem kardio tubuh. Ketika Anda sedang berlari, jantung akan menjadi kuat karena mendapatkan kapasitas aerobik oksigen yang lebih tinggi, sehingga dapat secara otomatis meningkatkan fungsi kerja jantung. Selain itu, tekanan darah dan kolesterol pun dapat terjaga.

Tanpa Anda sadari, lari jarak jauh juga memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda. Dengan melakukan lari jarak jauh, tubuh akan dipaksa untuk melewati batasan kemampuannya, sehingga otot akan beradaptasi menyesuaikan kondisi dengan menyimpan glikogen dan juga membantu energi baru untuk tubuh pada otot.

Risiko lari jarak jauh yang perlu Anda waspadai

Meskipun lari jarak jauh dapat memberikan Anda banyak manfaat, namun di balik manfaat tersebut, terdapat risiko kesehatan yang juga perlu Anda pertimbangkan.

  • Rawan dehidrasi

Risiko pertama yang perlu Anda waspadai yaitu kondisi dehidrasi berlebih. Aktivitas lari jarak jauh mengakibatkan Anda kekurangan cairan dalam jumlah yang cukup banyak. Selain itu, udara panas dan lembab juga menjadi pemicu kondisi dehidrasi yang rawan menyerang pelari.

  • Meningkatkan risiko penyakit jantung

Telah disebutkan bahwa lari jarak jauh dapat bermanfaat bagi jantung. Namun, ternyata hal ini juga dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, seperti lepasnya bekuan darah atau yang dalam dunia medis dikenal dengan cardio load. Kondisi ini dipicu akibat adanya beban berlebih pada jantung selama kegiatan berlari.

  • Mengganggu sistem kekebalan tubuh

Lari jarak jauh ternyata dapat berisiko merusak sistem kekebalan tubuh. Pasalnya, ketika hormon kortisol dilepas untuk mengurangi kondisi peradangan, sistem imunitas Anda menjadi terganggu.

Hidup Sehat

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*