Berbeda dengan Pria, Ini Dia Penyebab Rambut Rontok pada Wanita!

penyebab rambut rontok pada wanita

Pada dasarnya, memikirkan bagaimana rambut tumbuh adalah dengan cara membayangkan sebuah taman. Seberapa baik pertumbuhannya sepenuhnya adalah hasil dari apa yang terjadi di dalam tanah. Sama seperti pertumbuhan rambut, jika ada hal-hal yang mengganggu siklus pertumbuhan rambut, seperti obat-obatan, penyakit, infeksi, atau bahan kimia lainnya, hal tersebut dapat menjadi penyebab rambut rontok pada wanita.

Meskipun rambut rontok mungkin kebanyakan terjadi pada pria, ternyata wanita juga hampir cenderung kehilangan, atau mengalami penipisan rambut juga. Kebanyakan wanita menyadarinya di usia 50-an atau 60-an, tetapi tidak selalu begitu, kerontokan rambut juga bisa terjadi pada usia berapa pun dengan berbagai alasan.

Kerontokan Rambut pada Wanita

Kebanyakan orang kehilangan antara 50 hingga 100 helai rambut setiap hari, menurut American Academy of Dermatology. Pada saat mencuci rambut, orang bisa kehilangan hingga 250 helai. Tetapi jangan menghindari mencuci rambut hanya karena tidak ingin rambut rontok karena pada akhirnya rambut akan rontok jika Anda tidak rajin membersihkan rambut.

Jika Anda tidak terlalu memperhatikan helai rambut yang rontok setiap harinya, Anda dapat melihat perbedaannya dengan cara melihat jumlah rambut yang rontok pada bantal Anda, apakah lebih banyak dari biasanya atau tidak. Atau, Anda bisa memperhatikannya ketika Anda menyisir rambut Anda, apakah rambut yang tertinggal di sisir lebih banyak dari biasanya atau tidak.

Selain itu, ada cara lain untuk mengetahui kerontokan rambut pada wanita. Jika pria cenderung melihat sudut dari dahi atau ubun-ubun kepala, wanita cenderung memperhatikan sepertiga bagian atas hingga setengah kulit kepala mereka. Wanita dapat melihat bagian yang secara bertahap menjadi lebih lebar atau melihat lebih banyak bagian kulit kepala mereka dari biasanya.

Ketika ada pasien yang datang untuk konsultasi masalah kerontokan rambut yang mereka alami, ada beberapa kombinasi cara yang biasa dilakukan dokter untuk membuat diagnosis. Tes darah awal biasanya dilakukan untuk memastikan kelenjar tiroid atau penyakit autoimun bukanlah penyebab rambut rontok yang terjadi.

Gen sebagai Penyebab Rambut Rontok pada Wanita

Cara lain untuk mendiagnosis penyebab masalah kerontokan adalah dengan mengetahui keturunan dari pasien, apakah ibu, bibi atau nenek mereka memiliki kerontokan rambut yang sama. Menggunakan pembesaran pada kulit kepala dapat menunjukkan apakah folikel wanita bervariasi dalam ukuran – dengan beberapa berukuran tebal dan yang lainnya tipis. Ini adalah dua tanda-tanda pola rambut rontok perempuan, yang juga biasa disebut alopecia androgenetic.

Kondisi Medis dan Lainnya

Jika folikel rambut berukuran seragam, atau jika rambut rontok tiba-tiba, hal tersebut mungkin disebabkan oleh sesuatu selain keturunan, seperti kondisi medis.

Ada berbagai kondisi yang dapat menyebabkan kerontokan rambut, yang paling umum adalah kehamilan, gangguan tiroid, dan juga anemia. Kondisi medis lainnya termasuk penyakit autoimun, sindrom ovarium polikistik (PCOS), dan juga kondisi kulit seperti psoriasis dan juga dermatitis seboroik.

Itulah beberapa penyebab rambut rontok pada wanita yang biasa ditemukan. Apakah salah satunya merupakan yang Anda alami?

Kesehatan Wanita Read More